Wisatawan Meninggal Usai Berenang di Pantai Barat Pangandaran
Wisatawan asal Bandung Barat meninggal dunia usai berenang di Pantai Barat Pangandaran. Korban diduga mengalami angin duduk.
Globalindopos.com, Pangandaran - Seorang wisatawan asal Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, meninggal dunia saat berlibur di kawasan Pantai Barat Pangandaran, Minggu (17/5/2026). Korban tersebut diketahui bernama Sahidin 56 Tahun.
Korban sempat berenang bersama keluarga di sekitar Pantai Barat Pangandaran pada pagi hari sebelum akhirnya mengalami gangguan kesehatan dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Tim SAR Ungkap Kronologi Kejadian
Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut keterangan keluarga, Sahidin mulai berenang sekitar pukul 07.00 WIB bersama anak dan anggota keluarganya.
“Korban berenang bersama anak dan keluarganya. Namun tiba-tiba merasa pusing, sesak napas, dan tubuh lemas,” ujar Sakio dikutip dari jabar.tribunnews.com, Minggu sore.
Kondisi korban yang terus menurun membuat pihak keluarga membawa Sahidin kembali ke hotel tempatnya menginap di kawasan Pantai Barat Pangandaran untuk beristirahat. Namun tidak lama setelah tiba di hotel, korban dilaporkan pingsan.
Petugas life guard Balawista kemudian diminta membantu proses evakuasi menuju RSUD Pandega Pangandaran agar korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Baca Juga: Pungli di Pantai Sayang Heulang Bikin Wisatawan Murka
Wisatawan Pangandaran Diduga Terserang Angin Duduk
Sakio mengatakan korban diduga mengalami penyakit angin duduk sebelum akhirnya meninggal dunia. Saat tiba di rumah sakit, tim medis menyatakan korban sudah tidak tertolong.
“Diduga korban terkena penyakit angin duduk. Saat dibawa ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Peristiwa tersebut menambah perhatian terhadap kondisi kesehatan wisatawan saat melakukan aktivitas di kawasan pantai, terutama ketika cuaca panas dan kondisi tubuh kurang prima. Aktivitas berenang yang terlihat ringan tetap memerlukan kesiapan fisik, terlebih bagi wisatawan berusia lanjut.
Pantai Barat Pangandaran sendiri menjadi salah satu titik wisata yang ramai dikunjungi wisatawan domestik saat akhir pekan maupun musim liburan. Pada pagi hari, kawasan pantai biasanya dipadati pengunjung yang berenang maupun menikmati suasana laut.
Meski demikian, petugas SAR dan Balawista rutin melakukan pengawasan di area pantai guna mengantisipasi kecelakaan laut maupun gangguan kesehatan wisatawan.
Jenazah Dipulangkan ke Bandung
Setelah proses penanganan di RSUD Pandega Pangandaran selesai, jenazah Sahidin kemudian dipulangkan ke rumah duka di Bandung Barat untuk dimakamkan.
Proses pengantaran jenazah dilakukan menggunakan kendaraan milik SAR Barakuda Pangandaran. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu pihak keluarga mempercepat proses pemulangan almarhum.
“Almarhum diantar ke Bandung menggunakan mobil SAR Barakuda Pangandaran,” ucap Sakio.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi wisatawan agar memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas wisata, khususnya di area pantai yang memerlukan stamina dan kondisi tubuh fit.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Jabar Ini Lagi Hits, Pangandaran Paling Ramai!
0 Komentar