Rusdi Masse Resmi Masuk PSI, Sinyal Perubahan Politik Sulsel
Rusdi Masse resmi bergabung dengan PSI saat Rakernas di Makassar. Langkah ini dinilai memperkuat posisi PSI di Sulawesi Selatan jelang Pemilu 2029.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mencatat momen penting dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar, Jumat (30/1/2026), dengan bergabungnya tokoh politik Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu. Kehadiran Rusdi Masse ditandai secara simbolis melalui penyematan jaket PSI oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, di hadapan ribuan kader yang hadir.
Masuknya Rusdi Masse ke PSI dipandang sebagai langkah strategis partai dalam memperkuat posisi politiknya, khususnya di Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia. PSI menilai figur Rusdi Masse memiliki pengaruh kuat berkat rekam jejak panjangnya di dunia politik regional.
Sebelum bergabung dengan PSI, Rusdi Masse dikenal luas sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinannya, NasDem berhasil mencatat kemenangan signifikan pada Pemilu 2024 di Sulsel, sekaligus mengakhiri dominasi partai lain yang sebelumnya kuat di wilayah tersebut. Capaian itu membuat Rusdi Masse kerap disebut sebagai salah satu penentu peta politik di daerah.
Baca Juga: PSI Tahan Identitas Mr J, Menunggu Struktur Partai Siap
Masuknya Rusdi Masse Perkuat Strategi PSI
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyampaikan bahwa kehadiran Rusdi Masse merupakan tambahan kekuatan penting bagi partainya. Ia menyebut langkah ini berpotensi membawa PSI melangkah lebih jauh dalam persaingan politik nasional, terutama menjelang Pemilu 2029.
Dalam sambutannya, Kaesang juga menekankan bahwa PSI melihat kawasan timur Indonesia sebagai wilayah strategis yang perlu digarap lebih serius. Bergabungnya tokoh berpengalaman seperti Rusdi Masse dinilai dapat membantu PSI membangun fondasi politik yang lebih solid di tingkat daerah.
Kaesang turut menyampaikan ajakan langsung kepada para kader PSI di Sulawesi Selatan untuk memanfaatkan momentum tersebut. Ia meminta seluruh jajaran partai fokus membenahi dan memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, kekuatan partai tidak ditentukan oleh manuver tambahan, melainkan oleh kesiapan struktur yang rapi dan bekerja efektif.
Dalam suasana Rakernas, Kaesang Pangarep juga menyelipkan pantun sebagai bentuk sambutan sekaligus penyemangat bagi kader PSI di Sulawesi Selatan. Pesan utamanya tetap sama, yakni dorongan agar PSI mampu menjadi kekuatan politik yang kompetitif di daerah.
Sinergi Baru dan Target Pemilu 2029
Keputusan Rusdi Masse bergabung dengan PSI juga tidak terlepas dari hubungan politiknya dengan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali. Keduanya memiliki sejarah panjang sebagai rekan seperjuangan di partai sebelumnya. Reuni politik ini disebut akan menjadi mesin baru bagi PSI dalam memperluas pengaruh dan basis dukungan.
Ahmad Ali menyatakan bahwa kerja sama tersebut dibangun atas dasar pengalaman bersama dan kesamaan visi untuk membentuk kekuatan politik baru. Sinergi keduanya diharapkan mampu mempercepat konsolidasi PSI, terutama di wilayah yang selama ini menjadi basis kuat Rusdi Masse.
Baca Juga: Presiden Pegang Kendali Reshuffle, Kinerja Jadi
Usai resmi mengenakan jaket PSI, Rusdi Masse menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi maksimal bagi partai barunya. Ia berharap kehadirannya dapat membantu PSI berkembang lebih baik dan lebih kuat dibandingkan pengalaman politik yang pernah ia jalani sebelumnya.
PSI sendiri menargetkan lonjakan suara yang signifikan di Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia pada Pemilu 2029. Dengan bergabungnya Rusdi Masse dan dukungan struktur partai yang diperkuat, PSI optimistis dapat menjadi kekuatan politik yang semakin diperhitungkan di tingkat nasional.
Secara keseluruhan, masuknya Rusdi Masse menjadi penanda babak baru bagi PSI dalam menata strategi politik jangka panjang. Partai menegaskan akan terus melakukan konsolidasi internal sebagai langkah awal menghadapi agenda politik ke depan.
0 Komentar