Koalisi PAN-Gerindra kembali jadi sorotan. Hubungan yang sudah berjalan belasan tahun ini memunculkan satu pertanyaan besar: apakah arah dukungan politik ke depan akan tetap sama?

Pernyataan terbaru dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membuka kembali diskusi soal arah koalisi, termasuk kemungkinan dukungan di Pilpres 2029.

Koalisi PAN-Gerindra Sudah 15 Tahun

Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan bahwa hubungan PAN dengan Gerindra bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Menurutnya, koalisi kedua partai sudah berlangsung selama 15 tahun.

Ia menyampaikan hal itu usai pelantikan DPW PAN NTB di Mataram, sebagaimana dikutip dari pernyataannya, bahwa kebersamaan ini telah terjalin sejak tiga kali pemilihan presiden.

Zulhas juga menyebut, selama periode tersebut PAN konsisten mendukung Prabowo Subianto dalam kontestasi pilpres.

Alasan PAN Tetap Bertahan

Menurut Zulhas, keputusan PAN untuk tetap berada dalam koalisi tidak lepas dari prinsip yang dipegang partai.

Ia mengungkapkan bahwa sempat ada pihak yang mempertanyakan sikap PAN yang terus mendukung meski mengalami kekalahan dalam beberapa pilpres sebelumnya.

Namun, Zulhas menegaskan bahwa PAN tidak berpindah dukungan karena berpegang pada nilai perjuangan, bukan sekadar figur.

Pernyataan ini dilansir dari keterangannya yang menekankan bahwa kesetiaan PAN didasarkan pada prinsip, bukan kepentingan jangka pendek.

Dampak ke Arah Pilpres 2029

Pernyataan Zulhas juga menyinggung kemungkinan arah politik ke depan. Ia menyebut bahwa bukan hal yang aneh jika PAN kembali mendukung Prabowo pada Pilpres 2029.

Menurutnya, masih banyak program dan kebijakan yang saat ini berjalan dan membutuhkan kelanjutan.

Beberapa program yang disebut antara lain koperasi desa merah putih, ketahanan pangan, hingga hilirisasi. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari alasan perlunya kesinambungan pemerintahan.

Wacana ini muncul seiring pembahasan mengenai koalisi permanen yang belakangan menjadi topik di tingkat nasional.

Baca Juga: Zulhas: PAN-Gerindra Koalisi Seumur Hidup Setia Berdiri Bersama Prabowo

Pernyataan dari Kader Gerindra

Kedekatan PAN dan Gerindra juga disampaikan oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang merupakan kader Gerindra.

Ia mengungkapkan bahwa dalam Pilgub NTB 2024, PAN menjadi partai pertama yang memberikan dukungan kepadanya.

Menurut laporan yang sama, Iqbal menilai hal tersebut menjadi bukti adanya kesamaan tujuan dalam koalisi antara kedua partai.

Ia juga menambahkan bahwa kesamaan nilai dan ide perjuangan membuat hubungan PAN dan Gerindra tetap selaras dalam beberapa pemilu terakhir.

Sikap PAN terhadap Koalisi Permanen

Terkait wacana koalisi permanen, PAN menyambut gagasan tersebut secara positif.

Zulhas menyampaikan bahwa langkah ini dinilai dapat memperkuat stabilitas pemerintahan sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan.

Sikap ini juga disebut sejalan dengan rekam jejak PAN yang selama ini konsisten mendukung Gerindra dalam tiga kali pemilihan presiden.

Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Kembali Ramai, Nama Bahlil Muncul

Koalisi panjang antara PAN dan Gerindra kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataan Zulhas. Dengan rekam jejak 15 tahun kebersamaan, arah dukungan ke depan, termasuk menuju Pilpres 2029, kini menjadi topik yang terus berkembang.