Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yag akrab disapa Zulhas ke Ponpes Tebuireng membawa dua agenda dalam satu momentum. Selain melakukan ziarah ke makam Gus Dur, ia juga mendorong percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pondok pesantren.

Agenda kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis (9/4/2026) di kawasan Pesantren Tebuireng. Dalam kunjungan itu, Zulhas berziarah ke makam Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid sekaligus bersilaturahmi dengan pengasuh pesantren.

Ziarah ke Makam Gus Dur di Tebuireng

Zulhas tiba sekitar pukul 17.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan peci hitam. Kedatangannya disambut oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Machfudz (Gus Kikin), didampingi jajaran pengurus, termasuk Gus Mughni dan Gus Riza, serta Ustaz Su’udi.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas melakukan ziarah dengan menabur bunga di maqbarah Gus Dur yang berada di kompleks makam masyaikh Tebuireng. Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi yang dilakukan bersama pihak pesantren.

Baca Juga:

Dorong Percepatan Program MBG di Pesantren

Selain ziarah, Zulhas menegaskan pemerintah akan terus mendorong percepatan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pesantren. Program ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi para santri sekaligus memperkuat ekosistem pangan di lingkungan pendidikan yang berbasis keagamaan.

Menurutnya, percepatan program tersebut menjadi bagian sangat penting dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Pesantren dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pelaksanaan program karena berbasis komunitas.

Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

Dalam pertemuan tersebut, Zulhas juga menyoroti pentingnya penguatan ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global. Ia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan tidak hanya berkaitan dengan aspek produksi.

Lebih dari itu, kebijakan pangan juga harus memperhatikan nilai kemanusiaan dan keberpihakan kepada masyarakat. Pendekatan ini dinilai penting untuk menciptakan sistem pangan yang inklusif dan berkeadilan.

Respons Pesantren dan Dukungan Program

Pihak Pesantren Tebuireng menyambut positif kunjungan tersebut. Pengasuh pesantren, Gus Kikin, menyebut langkah ini sebagai niat baik dari pemerintah dalam memperkuat kerja sama dengan pesantren.

Sementara itu, Gus Mughni menyampaikan bahwa pesantren terbuka terhadap kunjungan pemerintah selama membawa program yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan ulama dalam memastikan program berjalan efektif.

Antisipasi Tantangan Global

Zulhas turut menyinggung kondisi global yang penuh ketidakpastian, termasuk potensi gangguan terhadap rantai pasok pangan. Menurutnya, situasi tersebut harus diantisipasi dengan memperkuat kemandirian pangan nasional.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan tersebut. Diperlukan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pesantren dan masyarakat.

Kunjungan Zulhas ke Tebuireng tidak hanya menjadi agenda ziarah, tetapi juga momentum untuk mendorong percepatan program MBG serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi dengan pesantren.