Banjir di Jakarta Meluas, 80 RT dan 23 Ruas Jalan Terendam
Banjir di Jakarta meluas ke empat wilayah dengan 80 RT dan 23 ruas jalan terendam. BPBD mencatat ketinggian air hingga 110 cm.
Banjir Jakarta kembali meluas dan berdampak pada aktivitas warga Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan air semakin meluas hingga Kamis (22/1/2026) sore, dengan puluhan rukun tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan utama terendam banjir.
Salah satu titik genangan dilaporkan berada di Jalan Letjen Supratman, Jakarta Barat, yang sempat mengganggu kelancaran lalu lintas. Kondisi ini menambah daftar wilayah terdampak banjir yang kini mencakup hampir seluruh penjuru Jakarta.
Sebaran Banjir di Empat Wilayah Jakarta
Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, hingga pukul 18.00 WIB, banjir tercatat melanda empat wilayah administrasi, yakni Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Total terdapat 80 RT dan 23 ruas jalan yang terendam dengan ketinggian air bervariasi.
Baca Juga: PKL Cicadas Soroti Kepastian Nasib di Tengah Rencana BRT
Ketinggian banjir dilaporkan mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 110 sentimeter, tergantung kondisi topografi dan sistem drainase di masing-masing lokasi. Beberapa kawasan permukiman dengan kontur rendah menjadi titik yang paling cepat tergenang.
Di Jakarta Barat, genangan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan padat penduduk serta ruas jalan penghubung antarwilayah. Sementara di Jakarta Utara, banjir turut dipengaruhi oleh kondisi drainase dan limpasan air dari wilayah hulu.
Genangan di sejumlah ruas jalan menyebabkan gangguan mobilitas, terutama pada jam pulang kerja. Kendaraan roda dua dan roda empat terpaksa melambat, bahkan mencari jalur alternatif untuk menghindari genangan yang cukup dalam.
Bagi warga di kawasan permukiman, banjir Jakarta kali ini mulai berdampak pada aktivitas harian. Sebagian warga memilih bertahan di rumah sambil mengamankan barang-barang, sementara lainnya mulai mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air apabila hujan kembali turun.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang secara historis rawan banjir susulan.
Faktor Pemicu dan Kondisi Cuaca
Meski belum dirinci secara detail, meluasnya banjir Jakarta tidak lepas dari intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak siang hingga sore hari. Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat menyebabkan sistem drainase bekerja di luar kapasitas optimal.
Selain itu, limpasan air dari wilayah sekitar Jakarta turut berkontribusi terhadap meningkatnya debit air di sejumlah sungai dan saluran air. Kondisi ini kerap menjadi faktor utama meluasnya banjir di Ibu Kota, terutama saat hujan merata di kawasan Jabodetabek.
BPBD DKI Jakarta menyatakan terus melakukan pemantauan kondisi banjir di lapangan. Petugas disiagakan untuk memantau titik-titik rawan serta membantu warga apabila diperlukan evakuasi.
Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk memastikan pompa air berfungsi optimal dan saluran air tidak tersumbat. Pemerintah daerah mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, karena dapat memperparah genangan.
Selain itu, masyarakat diminta memperhatikan informasi resmi dari BPBD dan instansi terkait untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat.
Banjir Jakarta dan Tantangan Jangka Panjang
Meluasnya banjir Jakarta kembali menegaskan bahwa persoalan banjir masih menjadi tantangan struktural di Ibu Kota. Meski berbagai proyek pengendalian banjir telah dijalankan, kombinasi curah hujan ekstrem, kepadatan permukiman, serta keterbatasan daya tampung drainase membuat banjir sulit dihindari.
Dalam jangka panjang, upaya penanganan banjir Jakarta tidak hanya bergantung pada normalisasi sungai dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pengelolaan tata ruang dan kesadaran masyarakat. Tanpa pendekatan menyeluruh, potensi banjir musiman akan terus berulang.
Situasi saat ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama, baik dari pemerintah maupun warga, untuk meminimalkan dampak sosial dan ekonomi akibat banjir.
Berita Rekomendasi: Update Berita Terkini
BPBD DKI Jakarta memastikan pemantauan terus dilakukan seiring potensi hujan lanjutan. Warga di wilayah terdampak diimbau tetap waspada, menjaga keselamatan, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Banjir Jakarta kali ini kembali menjadi ujian ketahanan kota menghadapi cuaca ekstrem yang kian sulit diprediksi.
0 Komentar