Rute Penerbangan Bandung–Semarang Resmi Dibuka Jelang Libur Nataru 2026
Rute penerbangan Bandung–Semarang resmi dibuka di Bandara Husein Sastranegara jelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Bandung – Bandara Husein Sastranegara Bandung resmi membuka rute penerbangan baru Bandung–Semarang menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Peresmian rute baru tersebut dilakukan pada hari Minggu (20/12/2025) sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa.
Pembukaan rute ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan maskapai. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendorong penguatan sektor transportasi udara dan perekonomian regional.
Rute Bandung–Semarang diharapkan menjadi alternatif perjalanan yang lebih cepat dan efisien, khususnya bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur darat. Selain itu, rute ini juga diproyeksikan mendukung mobilitas wisatawan dan pelaku usaha menjelang meningkatnya aktivitas perjalanan saat libur Nataru.
Baca Juga : Jelang Libur Nataru, Arus Kendaraan Wisatawan Padati Kota Bandung
Tarif Promo untuk Penumpang
Berdasarkan informasi dari laman resmi Lion Air, rute Bandung–Semarang saat ini ditawarkan dengan tarif promo sebesar Rp784.430, lebih rendah dibandingkan harga normal yang mencapai Rp1.076.330. Promo tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan penerbangan baru ini.
Tarif promosi ini dinilai strategis, mengingat tingginya minat perjalanan antarprovinsi menjelang akhir tahun, baik untuk keperluan wisata, bisnis, maupun kunjungan keluarga.
Dorong Pariwisata dan Perdagangan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya agar rute penerbangan Bandung–Semarang, serta pengembangan jalur lanjutan menuju kota lain seperti Solo, dapat menjadi koridor transportasi yang ramai penumpang dan berkontribusi positif bagi lingkungan.
“Semoga jalur Bandung–Semarang–Solo ini menjadi jalur yang padat penumpang, ramah lingkungan, serta mampu mempercepat arus mobilitas antar daerah. Dengan begitu, sektor pariwisata dan perdagangan juga dapat semakin meningkat,” ujar Dedi Mulyadi.
Pembukaan rute ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, menekan waktu tempuh perjalanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan perdagangan.
Dengan hadirnya rute penerbangan baru ini, Bandara Husein Sastranegara diharapkan kembali menjadi salah satu simpul penting transportasi udara di Jawa Barat, khususnya dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur panjang akhir tahun.
0 Komentar