PT PLN (Persero) melalui komunitas Srikandi PLN menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan peran ibu sebagai fondasi ketahanan keluarga melalui kegiatan bertajuk Ruang Cerita Ibu: Menghidupkan Cinta, Peran, dan Perjalanan Menjadi Ibu yang digelar di Surakarta, Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan keterangan resmi PT PLN (Persero), kegiatan Ruang Cerita Ibu tersebut diikuti oleh 85 peserta yang terdiri atas kelompok perempuan rentan, pendamping perempuan profesional, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah, dan dirancang sebagai ruang aman serta inklusif bagi para ibu dan perempuan untuk berbagi pengalaman, melakukan refleksi diri, serta saling menguatkan.

Peran aktif perempuan PLN sebagai agen perubahan sosial

Keterlibatan Srikandi PLN dalam kegiatan ini mencerminkan peran aktif perempuan PLN sebagai agen perubahan sosial. Melalui program tersebut, Srikandi PLN tidak hanya berkontribusi di sektor energi, tetapi juga hadir langsung mendampingi masyarakat, khususnya perempuan dan ibu, dalam penguatan kapasitas personal dan sosial.

Baca Juga: Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri Perkuat Sinergi

Kegiatan ini sejalan dengan visi Srikandi PLN untuk membangun kapasitas perempuan di lingkungan PLN yang kompeten, tangguh, dan berdaya saing tanpa memandang gender. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan dan masyarakat secara berkelanjutan.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmalaputri menegaskan bahwa inisiatif Ruang Cerita Ibu merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai kemanusiaan di setiap peran yang dijalankan PLN.

“PLN meyakini bahwa ketahanan keluarga dan masa depan bangsa sangat ditentukan oleh peran ibu. Melalui Srikandi PLN, kami ingin menghadirkan Ruang Cerita Ibu sebagai ruang aman bagi perempuan untuk berhenti sejenak, menguatkan diri, dan memperoleh dukungan nyata agar mampu tumbuh secara pribadi maupun ekonomi. Ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra sosial masyarakat,” ujar Arsyadany dalam keterangannya.

Ruang Cerita Ibu juga menjadi wadah dialog dan pembelajaran bersama

Dalam pelaksanaannya, Ruang Cerita Ibu juga menjadi wadah dialog dan pembelajaran bersama. Peserta diajak untuk mengenali kembali peran dan perjalanan menjadi ibu melalui pendekatan reflektif dan penguatan mental, sehingga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan keluarga dari aspek emosional dan sosial.

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani turut memberikan apresiasi atas peran aktif PLN, khususnya Srikandi PLN, dalam mendukung pemberdayaan perempuan di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi perempuan di Kota Surakarta.

“Saya sangat senang bisa membersamai PLN, khususnya Ibu Direktur Distribusi PLN, dalam kegiatan ini. Tema Ruang Cerita Ibu memberikan inspirasi, motivasi, dan dorongan bagi perempuan untuk terus maju menjadi pribadi yang anggun, cerdas, dan tangguh seperti Srikandi-Srikandi PLN. Kami menantikan sinergi berkelanjutan antara PT PLN dan Pemerintah Kota Surakarta dalam membangun perempuan-perempuan hebat pada masa mendatang,” kata Astrid.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi Mindfulness Inner Journey dan Cerita Hati Ibu yang dipandu oleh KRAy. Febri H. Dipokusumo, Founder dan Direktur Fresh Healthy Dynamic (FHD) Motivation sekaligus Ketua Forum Perempuan Berdaya Kota Surakarta. Sesi tersebut difokuskan pada penguatan kesadaran diri dan kesehatan mental para peserta.

Berita Rekomendasi: Listrik Pulih 100% di Desa Buket Linteung Pasca Banjir

Sebagai bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN melalui Srikandi PLN menyalurkan bantuan modal kerja kepada 50 perempuan rentan yang mengikuti kegiatan ini. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi serta keberlanjutan usaha keluarga para penerima manfaat.

PLN menegaskan bahwa dukungan terhadap perempuan dan ibu merupakan bagian penting dari upaya membangun keluarga yang kuat dan masyarakat yang berdaya. Melalui kolaborasi dengan komunitas dan pemerintah daerah, PLN berharap program serupa dapat terus dikembangkan di berbagai wilayah sebagai kontribusi nyata perusahaan bagi pembangunan sosial.