Panen Jagung Merangin, Zulhas Tekankan Swasembada Pangan Desa
Panen jagung serentak di Merangin, Menko Pangan Zulkifli Hasan dorong swasembada pangan nasional dengan desa sebagai fondasi utama.
Merangin - Pemerintah terus memperkuat agenda swasembada pangan nasional dengan menempatkan desa sebagai pilar utama ketahanan pangan. Langkah konkret tersebut terlihat dalam kegiatan panen jagung serentak yang berlangsung di Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Kegiatan panen ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan bersama dengan Gubernur Jambi Al Haris. Areal pertanaman jagung yang tumbuh subur di wilayah tersebut mencerminkan potensi besar desa dalam menopang kebutuhan pangan nasional.
Melalui keterangan yang disampaikan Zulkifli Hasan, panen jagung di Merangin menjadi gambaran keberhasilan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, serta petani dinilai mampu menghasilkan capaian nyata di lapangan.
Baca Juga : Rembuk Tani di Magelang, Menko Pangan Klaim Kebijakan Pertanian Mulai Berdampak
Upaya peningkatan produksi pangan, khususnya jagung, terus didorong sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan. Pemerintah menilai penguatan sektor pertanian di tingkat desa sangat berperan penting dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.
Selain mengikuti panen jagung, Zulkifli Hasan juga melakukan peninjauan ke Gudang Bulog setempat. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta keamanan cadangan pangan di wilayah Jambi.
Hasil pengecekan menunjukkan stok pangan berada dalam kondisi aman dan terjaga. Ketersediaan cadangan ini diharapkan mampu menopang stabilitas harga serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna menjaga rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan dengan desa sebagai ujung tombaknya.
0 Komentar